Jam telah menunjukan pukul 10 di Yayasan Nurul Umat ketika kami memulai perkumpulan untuk membahas beberapa hal :

  • Membagikan kaos konsulat yang telah dibuat
  • Persiapan dalam penyambutan Santri dan santriwati yang akan pulang ke bandung untuk berlibur
  • Kesepakatan tempat, waktu, dan biaya dalam acara rekreasi bersama nanti

Acara sendiri dihadiri cukup banyak orang, dari putra: Sulton, Zainal, Jaya, Zia, Dzulfikri, Septi, Azmi. Sedangkan dari putri: Lola, Fida, Desti, Nabila dan Fadilah, Wina, Rini, Sandra, Senny, dan Rosela.

MEMBAGIKAN KAOS KONSULAT

Sebagian besar dengan segala kesibukannya dan usahanya meluangkan waktu bisa menghadiri perkumpulan ini untuk mengambil kaos yang telah dipesan walaupun ada beberapa yang belum lunas atau belum membayarnya sama sekali.

Kaos untuk putra dan putri dibedakan satu sama lain, kaos putra berlengan pendek dengan warna dasar abu-abu dengan logo bertulis kan PVJ di dada kiri atas, sedangkan kaos putrid berlengan panjang dengan warna dasar pink muda dengan terusan lengan warna pink tua, juga dengan logo PVJ di bagian depannya.

Membuat kaos bersama merupakan pembuktian kami bahwa persatuan bisa dibentuk dari hal-hal yang kecil semisal kaos, dengan harapan dengan kebersamaan dalam lahir, kebersamaan batin bisa terjadi, aamiin. Tetaplah bersama kawan.

Masalah pertama selesai…

PERSIAPAN PENYAMBUTAN

Sebenarnya hal ini yang menjadi pokok diadakannya perkumpulan ini. Yang menjadi penyebab, Gontor Putri 3 telah memastikan akan mengadakan penyambutan dimasjid UIN bandung, Selasa(23/2) ba’da Ashar, Fida menjadi tuan rumahnya dan alumni GP3 lainnya ditambah tiga orang dari putra untuk ikut membantu (Zainal, Dzulfikri, Jaya) sebagai panitia, yang menjadi permasalahan adalah ketika Gontor Putri 1 ingin mengadakan hal serupa, akhirnya disepakati penyambutan diadakan di rumah salah satu wali santri di waktu yang sama dan yang menjadi panitia sluruh alumni GP1 dibantu beberapa orang dari putra(Sulton, Zia, Septi, Kurniawan, dll)

Sedangkan untuk santri putra dari Gontor Putra 1 karena datang ketika malam, hanya alumni putra saja yang menyambut

Masalah kedua juga selesai…

TEMPAT, WAKTU, BIAYA REKREASI BERSAMA

Karena temen-temen yang melanjutkan ngabdi di gontor putra seperti taufiq hidayat atau yang melanjutkan ngabdi di Gontor Putri seperti Dwinta, Syifa, dan Laeli. Kami merencanakan untuk rekreasi bersama, yah sebagai ‘penyambutan’ untuk ustadz/ustadzahnya setelah menyambut santri dan santriwatinya nanti.

Banyak sekali ide-ide yang masuk, dari ide biasa sampai ide gila, dari masuk desa sampai keliling kota. Namun setelah perdebatan panjang dan sengit akhirnya disepakati dari segi kenyamanan tempat, ketepatan waktu, dan hematnya biaya, atas dasar ide dari Fida kami memutuskan berekreasi di Ciwangun Indah Camp yang bertempat di daerah cimahi, dan waktunya yang tadinya hari Jum’at(26/2) pagi digeser menjadi hari Ahad(28/2) pagi dengan iuran masuk lima belas ribu rupiah.

Masalah selesai…

Setelah semua permasalahan dan ketidakjelasan telah dipecahkan, dan semua telah menunaikan shalat Dzuhur, kami akhirnya menutup perkumpulan itu dengan doa bersama juga do’a untuk kesuksesan ulang tahun Fida pada hari itu dan Lola yang seminggu lebih awal, sayangnya yang ulang tahun masih utuh sampai akhir acara, tanpa ada telur pecah atau tepung bertebaran, hehehehe.